sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

INKA Kejar Target Selesaikan Pesanan Kereta dari KAI, Kualitas Produk Tetap Prioritas

Economics editor Yanto Kusdiantono
16/10/2026 15:34 WIB
PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA masih memiliki pekerjaan pengadaan sarana perkeretaapian untuk PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI.
INKA masih memiliki pekerjaan pengadaan sarana perkeretaapian untuk KAI. (Foto: Ist)
INKA masih memiliki pekerjaan pengadaan sarana perkeretaapian untuk KAI. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA masih memiliki pekerjaan pengadaan sarana perkeretaapian untuk PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Group yang belum rampung. Hingga saat ini, perseroan masih harus menyelesaikan 177 unit kereta penumpang dari total 612 unit dan 9 rangkaian kereta rel listrik (KRL) dari total 16 rangkaian yang dikontrak.

Direktur Utama INKA, Bambang Jatmika mengatakan, penyelesaian proyek tersebut menjadi fokus perusahaan di tengah upaya meningkatkan kualitas produk dan ketepatan waktu pengiriman. INKA juga terus berkoordinasi dengan KAI Group dan pihak terkait untuk memastikan proses produksi, pengiriman, serta dukungan teknis berjalan sesuai kebutuhan operasional.

“Fokus kami adalah menyelesaikan pekerjaan yang masih berjalan, yaitu 177 unit kereta penumpang dari total 612 unit dan sembilan rangkaian dari 16 rangkaian KRL, meningkatkan kualitas dan keandalan produk, serta memperkuat dukungan purnajual,” ujar Bambang dalam keterangan resmi, Jumat (16/10/2026).

Kolaborasi antara INKA dan KAI Group telah terjalin sejak 2018. Sejak saat itu hingga 2023, INKA telah mendapatkan kontrak dari KAI senilai Rp14,88 triliun untuk pengadaan 16 rangkaian KRL, 612 unit kereta penumpang, dan kereta gerbong 1125 unit untuk angkutan batu bara.

Kontrak perdana KAI kepada INKA dimulai pengadaan 31 unit kereta LRT Jabedebek. Kerja sama kemudian berlanjut melalui penandatanganan
kontrak pengadaan 612 kereta penumpang Stainless Steel New Generation (SSNG) dengan nilai Rp5,5 triliun dan 16 rangkaian KRL dengan nilai Rp3,8 triliun pada 2023. 

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement