Jepang, India, Bangladesh, Filipina, Korea Selatan, Thailand, Taiwan, China, dan beberapa negara Eropa terpaksa meningkatkan penggunaan batu bara mereka untuk mengisi kesenjangan tersebut.
Selain itu, beberapa negara tidak hanya beralih ke batu bara untuk pembangkit listrik. Konsumsi batu bara China untuk produksi produk kimia juga meningkat dalam beberapa bulan terakhir karena harga minyak yang tinggi.
Konsumsi batu bara mungkin akan meningkat lebih lanjut di beberapa wilayah dunia dalam beberapa bulan mendatang jika pola cuaca El Niño yang sangat kuat terjadi seperti yang diprediksi. Suhu yang lebih tinggi dari normal dan kekeringan dapat mendorong peningkatan permintaan energi di seluruh Asia seperti India dan Vietnam.
Prospek untuk 2027 masih buran mengingat ketidakpastian perdagangan di Selat Hormuz. Jika aliran LNG pulih tahun depan, hal itu dapat menurunkan harga dan memicu pergeseran kembali ke gas alam dari batu bara. Namun, permintaan global kemungkinan akan terus meningkat jika perdagangan migas tetap terbatas. (Wahyu Dwi Anggoro)