sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Industri Kimia dan Farmasi Naik 8,1 Persen, Airlangga Dorongan Ekspansi Obat BPJS

Economics editor Tim IDXChannel
05/11/2026 19:30 WIB
Sektor industri kimia, farmasi, dan obat tradisional mencatatkan lonjakan kinerja positif dengan tumbuh pesat hingga 8,1 persen pada kuartal III-2026.
Industri Kimia dan Farmasi Naik 8,1 Persen, Airlangga Dorongan Ekspansi Obat BPJS. (Foto: Birru Aisyah Shabrina/IDX Channel)
Industri Kimia dan Farmasi Naik 8,1 Persen, Airlangga Dorongan Ekspansi Obat BPJS. (Foto: Birru Aisyah Shabrina/IDX Channel)

IDXChannel - Sektor industri kimia, farmasi, dan obat tradisional mencatatkan lonjakan kinerja positif dengan tumbuh pesat hingga 8,1 persen pada kuartal III-2026.

Capaian ini didorong oleh realisasi investasi skala besar di sektor kimia serta akselerasi produksi farmasi nasional untuk memenuhi kebutuhan program jaminan kesehatan masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa tingginya realisasi investasi yang berhasil dirampungkan pada sektor kimia menjadi salah satu motor yang mendongkrak laju pertumbuhan sektor ini secara signifikan.

Kehadiran fasilitas produksi baru tidak hanya meningkatkan kapasitas manufaktur nasional, tetapi juga memperkuat struktur industri dari hulu ke hilir.

“Terkait dengan industri kimia dan farmasi pemerintah terus mendorong untuk melakukan ekspansi dan beberapa farmasi ke industri juga melakukan ekspansi. Terutama untuk menyediakan obat-obatan yang bisa digunakan dalam program BPJS Kesehatan” ujar Airlangga pada konferensi pers di Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap ekspansi industri farmasi dan obat-obatan turut memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan tersebut. Ekspansi ini diarahkan untuk menjamin pasokan obat-obatan domestik, terkhusus dengan program BPJS Kesehatan.

Sinergi antara modal baru dan tingginya penyerapan pasar domestik melalui jaringan fasilitas kesehatan nasional, sektor kimia dan farmasi diproyeksikan akan terus menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan manufaktur nasional ke depan.

Reporter: Birru Aisyah Shabrina

Editor: Febrina Ratna Iskana

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement