IDXChannel - Indonesia menerima komitmen investasi senilai Rp6,3 triliun atau setara USD385,1 juta dalam Indonesia Investment Forum (IIF) 2026 di London, Inggris.
Investasi tersebut rencananya akan digunakan untuk membangun fasilitas pengolahan timah, pengembangan pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI), hingga fasilitas perakitan alat berat dan suku cadangnya.
Penandatanganan dan penyampaian kesepakatan disaksikan langsung Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani. Dari tiga kesepakatan tersebut, investasi terbesar berasal dari Titanium Capital yang berencana mengembangkan sektor pengolahan timah senilai Rp4,16 triliun atau setara USD252,1 juta.
Selanjutnya, perusahaan Axelera berkomitmen mengembangkan pusat data berbasis AI di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang dengan nilai investasi EUR50 juta atau setara USD56 juta.
Investasi tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan bisnis antara kedua pihak dalam Trade Expo Indonesia 2026.
Sementara itu, BlackInk Co-operation Limited berencana memanfaatkan lahan di Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) untuk membangun fasilitas perakitan alat berat dan suku cadangnya dengan nilai investasi USD77 juta.