Lebih jauh, Allan menjelaskan, KAI mendapatkan penugasan sebanyak 35 trainset sejak 2023. Sebanyak 11 trainset sudah dilakukan impor dari China, 16 trainset diproduksi PT INKA (Persero) yang mana 7 sudah beroperasi dan 9 masih dalam tahap produksi. Sehingga KAI masih kurang 8 trainset dari target 35 yang ditugaskan sejak 2023.
"Nah 8 ini tentunya kita mendorong agar PT KAI segera mengadakan karena kebutuhan mendesak yang kita ketahui semua di stasiun, di lapangan, bahwa memang kita membutuhkan 8 trainset ini segera melayani masyarakat," kata dia.
Allan mengatakan, saat itu KAI berjanji untuk melakukan pengadaan 35 trainset baru, bukan pengadaan trainset bekas yang masa pakainya sudah puluhan tahun. Sebab, pengadaan kereta baru memiliki masa pakai lebih panjang ketimbang trainset bekas.
Menurutnya, target penyelesaian impor 35 trainset baru itu di 2027 dan sudah dapat melayani kebutuhan masyarakat. Kemenhub memberikan opsi kepada KAI untuk kekurangan 8 trainset sesuai komitmen sejak 2023 itu, bisa dilakukan dengan impor baru maupun memakai produksi INKA.