IDXChannel - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie menyoroti peran krusial industri strategis nasional dalam memperkuat ketahanan neraca perdagangan.
Penguatan ekspor dapat bertumpu pada kombinasi sektor manufaktur padat karya dan percepatan hilirisasi mineral kritis bernilai tambah tinggi.
"Sektor manufaktur seperti tekstil, alas kaki, elektronik, dan furnitur tetap menjadi andalan ekspor kita. Namun, hilirisasi mineral kritis yang diolah menjadi stainless steel maupun bahan pembuat baterai kini memegang peran strategis untuk mendongkrak neraca perdagangan," ujar Anindya saat ditemui di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kinerja surplus neraca perdagangan Indonesia memang ditopang kuat oleh komoditas nonmigas.
Sepanjang tahun berjalan, ekspor besi dan baja (HS 72), yang didominasi produk baja nirkarat (stainless steel) hasil hilirisasi tampak konsisten menjadi salah satu penyumbang surplus terbesar dengan nilai melampaui USD10 miliar.