"Sekali lagi salut buat Menteri Bahlil yang sangat cepat merespons bahasa tubuh dan keinginan Bapak Presiden Prabowo saat rapat kabinet kemarin," ujar Saleh.
Sebagai informasi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia tengah mempertimbangkan untuk menghentikan ekspor gas ke negara tetangga. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk menjaga ketersediaan pasokan gas di dalam negeri yang mulai terbatas.
Menurutnya, pemerintah Indonesia membuka peluang untuk menutup keran ekspor gas ke negara tetangga. Namun, dia tak menyebut negara yang dimaksud.
Pernyataan ini disampaikan Bahlil saat disinggung soal pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang menyebut jika Indonesia saat ini berada dalam mode bertahan (survival).