"Iya, ada beberapa persoalan teknis di wilayah Batam itu. Ada beberapa jaringan yang kena trouble karena ada petir dan menurut mereka (PLN) ya. Dan ada kesalahan teknis lah, kira-kira begitu," ujarnya.
Bahlil mengungkapkan, insiden itu juga terjadi kemungkinan adanya hewan yang terkena jaringan listrik. Namun, dia tidak merinci lebih lanjut hasil pemeriksaan teknis atas kejadian tersebut.
"Teknisnya itu ada tiga, salah satu di antaranya katanya ada hewan atau apa yang kena kelelawar atau apa, kira-kira begitu ya," ujar Bahlil.
Sebagai informasi, pemadaman listrik di Batam terjadi pada Senin (12/10/2026) pagi dan dilaporkan berlangsung lebih dari 15 jam.
Gangguan yang mulai terjadi sekitar pukul 06.20 WIB tersebut berdampak pada aktivitas rumah tangga, komunikasi, perdagangan, hingga mobilitas masyarakat.
Sejumlah layanan dasar juga dilaporkan terganggu, termasuk pasokan air bersih dan koneksi internet. Kondisi tersebut membuat aktivitas warga terhambat selama pemadaman berlangsung.
(Dhera Arizona)