sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Sektor Jasa Keuangan Tetap Stabil di Tengah Ketidakpastian Geopolitik, Ini Indikatornya

Banking editor Dhera Arizona Pratiwi
05/10/2026 18:30 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan kondisi Sektor Jasa Keuangan (SJK) tetap dalam kondisi stabil di tengah ketidakpastian geopolitik.
Sektor Jasa Keuangan Tetap Stabil di Tengah Ketidakpastian Geopolitik, Ini Indikatornya. (Foto Istimewa)
Sektor Jasa Keuangan Tetap Stabil di Tengah Ketidakpastian Geopolitik, Ini Indikatornya. (Foto Istimewa)

Berdasarkan kategori debitur, kredit dengan pertumbuhan tertinggi adalah kredit korporasi yang tumbuh sebesar 22,18 persen yoy, sementara itu kredit UMKM melanjutkan tren peningkatan dengan tumbuh positif sebesar 2,32 persen yoy (Juli 2026: 1,62 persen yoy). Ditinjau dari kepemilikan, kredit bank BUMN tumbuh tertinggi yaitu sebesar 16,41 persen yoy.

Sementara itu, kualitas kredit terjaga dengan rasio NPL gross di level 2,11 persen (Juli 2026: 2,10 persen) dan NPL net sebesar 0,84 persen (Juli 2026: 0,81 persen). Loan at Risk (LaR) tercatat sebesar 8,56 persen (Juli 2026: 8,39 persen). Dari sisi  kinerja profitabilitas, ROA bank di level 2,43 persen (Juli 2026: 2,45 persen).

Ketahanan perbankan tercatat kuat dengan buffer mitigasi risiko yang memadai, tecermin dari CAR tercatat sebesar 24,10 persen (Juli 2026: 23,84 persen).

Kinerja Perasuransian

Kinerja Industri Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) secara umum tetap stabil dan terjaga. Untuk industri asuransi, aset industri asuransi pada Agustus 2026 mencapai Rp1.200,55 triliun atau naik 2,56 persen yoy dari posisi yang sama di tahun sebelumnya. Dari sisi asuransi komersil, total aset mencapai Rp982,18 triliun atau naik 3,59 persen yoy.

Pada industri dana pensiun, total aset per Agustus 2026 tumbuh sebesar 6,99 persen yoy dengan nilai mencapai Rp1.724,14 triliun. Untuk program pensiun sukarela, total aset mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,31 persen yoy dengan nilai mencapai Rp412,39 triliun.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement