Sejak diberlakukan pada Juni 2026, kebijakan insentif tersebut telah menarik aliran masuk modal asing sebesar USD9,9 miliar hingga 20 Oktober 2026.
BI memperkirakan rupiah akan bergerak stabil ditopang komitmen BI dalam menjaga stabilitas nilai tukar, imbal hasil aset rupiah yang menarik, inflasi yang terkendali dalam sasaran, serta prospek ekonomi domestik yang tetap baik.
"Ke depan, Bank Indonesia memperkirakan nilai tukar Rupiah bergerak stabil didukung komitmen Bank Indonesia, imbal hasil yang menarik, inflasi yang terkendali dalam sasaran, dan prospek perekonomian domestik yang tetap baik," tutur Destry
(DESI ANGRIANI)