sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Kembali ke Level Rp18 Ribu per USD

Market news editor Anggie Ariesta
21/10/2026 15:39 WIB
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu (21/10/2026), turun 30 poin atau sekitar 0,17 persen.
Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Kembali ke Level Rp18 Ribu per USD. Foto: iNews Media Group.
Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Kembali ke Level Rp18 Ribu per USD. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu (21/10/2026), turun 30 poin atau sekitar 0,17 persen ke level Rp18.022 per USD.

Analis pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa salah satu sentimen datang dari eksternal yakni sebuah kapal tanker raksasa terbakar setelah menghantam ranjau laut di sebelah selatan Selat Hormuz saat sedang 'melanggar' peraturan Iran.

"Menurut catatan dari layanan pelacakan kapal Kpler pada hari Senin, setidaknya terdapat 18 serangan terhadap kapal yang dilaporkan dalam kurun waktu dua minggu," tulis Ibrahim dalam risetnya.

Kelompok Houthi pada hari Senin mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap fasilitas Saudi Aramco di Yanbu, ladang minyak Shaybah, serta bandara di Riyadh dan Abha, Arab Saudi. Jumlah korban tewas akibat serangan Houthi terhadap pasukan pemerintah Yaman pada hari Senin meningkat menjadi 73 orang seiring dengan semakin sengitnya pertempuran.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, dalam sebuah wawancara televisi yang ditayangkan pada Selasa, menyatakan bahwa Iran belum menerima tanggapan baik dari Arab Saudi maupun kelompok Houthi di Yaman terkait tawaran Iran untuk membantu menengahi perundingan damai.

Di Amerika Serikat, laporan Indeks Harga Konsumen (IHK) dan Indeks Harga Produsen (IHP) untuk bulan September tercatat lebih tinggi dari perkiraan. Hal ini memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reseve mungkin akan kembali menaikkan suku bunga sebelum akhir tahun, seiring dengan upaya bank sentral tersebut untuk mengembalikan inflasi ke target 2 persen. 

Agenda ekonomi AS pekan ini cukup sepi. Para pejabat The Fed telah memasuki periode "blackout" (masa tenang) menjelang pertemuan The Fed yang akan dilaksanakan minggu depan.

Investor juga akan memantau data klaim pengangguran awal (Initial Jobless Claims), yang diperkirakan naik dari 199.000 menjadi 200.000. Selain itu, data S&P Global Flash PMI akan memberikan gambaran mengenai sentimen di kalangan pelaku bisnis AS, dan University of Michigan akan merilis angka akhir Indeks Sentimen Konsumen untuk bulan Oktober.

Dari sentimen dalam negeri, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75 persen. Namun, suku bunga Deposit Facility naik menjadi 5 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50 persen.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement