sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Perusahaan AI Character.ai Bangkrut, Sempat Jadi Rebutan Elon Musk dan Meta

Technology editor Wahyu Dwi Anggoro
13/10/2026 15:21 WIB
Perusahaan kecerdasan buatan (AI) Character.ai mengajukan kebangkrutan Bab 11 di Amerika Serikat (AS).
Perusahaan AI Character.ai Bangkrut, Sempat Jadi Rebutan Elon Musk dan Meta.
Perusahaan AI Character.ai Bangkrut, Sempat Jadi Rebutan Elon Musk dan Meta.

IDXChannel - Perusahaan kecerdasan buatan (AI) Character.ai mengajukan kebangkrutan Chapter 11 di Amerika Serikat (AS).

"Hari ini, kami mengumumkan bahwa Character.ai telah memulai proses kebangkrutan sukarela Chapter 11 untuk memfasilitasi penjualan perusahaan yang diawasi pengadilan," kata perusahaan dalam pernyataannya, dilansir dari The Times of India pada Selasa (13/10/2026).

Perusahaan AI tersebut mengatakan bahwa pihaknya telah memulai proses formal untuk menjual aset, termasuk lisensi kekayaan intelektual tertentu.

Raksasa hiburan Disney menjadi penawar utama, dengan penawaran senilai USD20 miliar atau sekitar Rp357 triliun. Dalam proses ini, penawar lain dapat bersaing dengan mengajukan tawaran yang lebih tinggi dari Disney.

Character.ai mengharapkan proses penjualan akan selesai pada akhir November atau awal Desember 2026.

“Setelah tinjauan komprehensif terhadap alternatif yang tersedia, dewan direksi memutuskan bahwa proses penjualan yang diawasi pengadilan ini memberikan perusahaan peluang terbaik untuk memaksimalkan nilai bagi semua pemangku kepentingan,” kata CEO Character.ai Colin Adams.

Perusahaan tersebut berencana untuk terus menjalankan bisnisnya, termasuk platform Character.ai selama proses penjualan. Jika proses tersebut gagal menghasilkan pembeli yang bersedia untuk terus mengoperasikan platform, maka platform tersebut akan ditutup.

Didirikan pada 2021, Character.ai adalah layanan chatbot AI generatif di mana pengguna dapat terlibat dalam percakapan dengan karakter yang dapat disesuaikan. Pengguna dapat membuat "karakter," merancang kepribadiannya, menetapkan parameter tertentu, dan kemudian mempublikasikannya ke komunitas agar orang lain dapat mengobrol.

Pada 2024, di awal demam kecerdasan buatan berkat popularitas chatbot ChatGPT dari OpenAI, miliarder Elon Musk dari X dan CEO Meta Mark Zuckerberg sempat berebut untuk dapat bekerja sama dengan Character.ai. (Wahyu Dwi Anggoro)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement