“Para karyawan di Inggris menunjukkan bahwa mereka tidak mau menunggu izin dari perusahaan mereka untuk memakai GenAI,” kata Deloitte Chief AI Officer Inggris Hayley McKelvey.
McKelvey juga mengatakan bahwa banyak karyawan di Inggris sudah menggunakan perangkat AI gratisan maupun platform AI berbayar untuk versi premium untuk membantu mempercepat pekerjaannya.
Adapun jenis tugas yang paling umum dan sering didelegasikan ke platform AI adalah pencarian informasi, penulisan email, dan penyusunan ringkasan. Meskipun tugas-tugas ini terlihat ringan, penggunaan AI rupanya mampu memangkas waktu 70 menit per minggu.
Deloitte Partner Paul Lee mengatakan bahwa generative AI menjadi bagian dari keseharian karyawan dengan sangat cepat. Namun, bagi banyak pekerja, fungsi AI yang digunakan relatif sangat umum, alih-alih untuk tugas-tugas yang lebih kompleks.
“Perusahaan yang paling diuntungkan oleh keberadaan AI adalah perusahaan yang mau bertindak lebih dari sekadar menyediakan akses ke perangkat AI, serta fokus membantu karyawan untuk memanfaatkannya dengan tujuan dan pengamanan yang tepat,” tutur Lee.
(Nadya Kurnia)