IDXChannel - Uni Eropa mendesak China untuk secara sukarela membatasi ekspor mobil hybrid sebagai bagian dari upaya untuk mencegah perang dagang.
Dilansir dari The Financial Times pada Kamis (17/9/2026), Brussel menginginkan Beijing untuk membatasi membatasi ekspor mobil hybrid China hingga sekitar 15 persen dari pasar Uni Eropa.
"Jika mereka tidak membatasi ekspor mereka ke pasar kami, maka kami yang akan melakukannya," kata seorang pejabat Uni Eropa yang menolak disebut namanya.
"Ini tentang menghentikan deindustrialisasi. Kita harus bertindak. Ini tentang perdagangan yang tak terkendali," katanya.
Dalam pidatonya di hadapan Parlemen Eropa, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan bahwa blok tersebut akan menggunakan setiap alat yang tersedia untuk mengurangi defisit perdagangan yang tidak berkelanjutan dengan China.