sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Meta Luncurkan Perangkat Genggam Khusus untuk Menggunakan Muse

Technology editor Febrina Ratna Iskana
24/09/2026 11:06 WIB
Meta memperkenalkan perangkat baru seukuran telapak tangan yang dirancang khusus untuk menjalankan agen kecerdasan buatan (AI) Muse miliknya.
Meta Luncurkan Perangkat Genggam Khusus untuk Menggunakan Muse. (Foto: iNews Media Group)
Meta Luncurkan Perangkat Genggam Khusus untuk Menggunakan Muse. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Meta Platforms Inc (META) pada Rabu (22/3/2026) memperkenalkan perangkat baru seukuran telapak tangan yang dirancang khusus untuk menjalankan agen kecerdasan buatan (AI) Muse miliknya, serta model tambahan dari kacamata pintar mereka yang populer, termasuk versi tanpa kamera.

CEO Mark Zuckerberg memperkenalkan produk-produk baru tersebut saat menyampaikan pidato pembuka di acara Meta Connect 2026 di Menlo Park, California.

Perangkat genggam yang diberi nama Muse Charm ini dilengkapi dengan layar kecil dan konektivitas 5G, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan agen Muse mereka tanpa perlu menggunakan ponsel. Perangkat ini akan tersedia untuk dibeli pada Desember.

Zuckerberg memperkenalkan perangkat tersebut di tengah serangkaian peluncuran produk baru lainnya, termasuk kacamata pintar tanpa kamera, kacamata realitas virtual (VR), dan rencana pengembangan lebih lanjut untuk agen Muse yang populer milik perusahaan tersebut.

CEO Meta itu mengatakan bahwa Muse dapat menghasilkan keuntungan finansial bagi pengguna, dan Meta mendukung fitur ini dengan menyediakan Muse secara gratis untuk kuota token yang sangat besar, sembari berencana mengenakan biaya transaksi yang "kecil".

"Di tahun-tahun mendatang, saya memperkirakan Muse akan berkembang menjadi super-intelijensi pribadi yang akan digunakan oleh miliaran orang," ujar Zuckerberg.

Zuckerberg juga memperkenalkan lebih banyak opsi personalisasi untuk Muse, di mana pengguna dapat mengubah tampilan dan suara agen AI mereka. Ia juga menyebutkan bahwa Muse akan terintegrasi secara erat dengan kacamata pintar AI buatan Meta.

Chief AI Officer Meta, Alexander Wang, mengatakan bahwa perusahaan sedang menambahkan lebih banyak kemampuan pada Muse, yang kini memungkinkan agen tersebut berinteraksi langsung dengan komputer pengguna.

Wang juga menyoroti fitur "connector" (penghubung) yang memungkinkan Muse terintegrasi dengan aplikasi mitra. Wang menyebutkan bahwa e-commerce, khususnya belanja berbasis agen (agentic shopping), merupakan fitur utama dari produk AI ini.

Wang mengumumkan integrasi Muse dengan lebih banyak peritel, termasuk Walmart dan Best Buy.

Meta merilis Muse sebagai aplikasi ponsel pada awal September dan aplikasi ini dengan cepat meraih popularitas. Baru-baru ini, Muse melampaui ChatGPT milik OpenAI sebagai aplikasi yang paling banyak diunduh di App Store Apple wilayah AS.

Popularitas Muse memicu lonjakan harga saham perusahaan-perusahaan AI di tengah harapan bahwa meningkatnya adopsi AI oleh konsumen akan mendongkrak permintaan keseluruhan terhadap teknologi tersebut.

Saham Meta memangkas kerugian pasca-penutupan pasar (aftermarket) dan diperdagangkan turun 0,4 persen pada pukul 20.40 ET (00.40 GMT). Sebelumnya, mereka sempat turun hingga 1,5 persen. (Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement