IDXChannel—Microsoft berencana menggelontorkan investasi senilai USD10 miliar lebih atau setara dengan Rp179 triliun di kawasan Timur Tengah hingga 2030. Investasi itu diarahkan untuk beberapa tujuan.
Antara lain untuk memperkuat infrastruktur teknologi, termasuk layanan cloud, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), serta ketahanan digital di sejumlah negara di kawasan tersebut
Melansir Reuters (24/9/2026), investasi Microsoft mencakup beberapa negara Timur Tengah seperti Uni Emirat Arab (UEA), Arab Saudi, Qatar, dan Kuwait.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memperluas infrastruktur digital sekaligus memenuhi meningkatnya kebutuhan terhadap teknologi AI di kawasan tersebut.
Perluasan cloud dan AI diikuti dengan peningkatan sistem digital, terutama di tengah meningkatnya risiko keamanan di kawasan Timur Tengah.