sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Gelar Ratas Sore Ini, Prabowo Kumpulkan Ahli dan Akademisi di Istana

News editor Binti Mufarida
24/09/2026 15:51 WIB
Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah ahli dan akademisi untuk menggelar Rapat Terbatas (Ratas) di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (24/9/2026) sore ini.
Gelar Ratas Sore Ini, Prabowo Kumpulkan Ahli dan Akademisi di Istana (FOTO:iNews Media Group)
Gelar Ratas Sore Ini, Prabowo Kumpulkan Ahli dan Akademisi di Istana (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengungkapkan bahwa Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah ahli dan akademisi untuk menggelar Rapat Terbatas (Ratas) di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (24/9/2026) sore ini.

Arif menyampaikan bahwa pembahasan utama dalam Ratas ini berfokus pada dua hal penting, salah satunya yakni penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di lahan gambut.

"Hari ini kita diundang untuk membahas masalah gambut. Jadi gambut ini ada dua hal. Pertama tentu masalah Karhutla yang harus kita selesaikan," kata Arif saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Pembahasan kedua, kata dia, terkait dengan tata kelola terkait pemanfaatan berkelanjutan lahan gambut itu sendiri. Berdasarkan data, kawasan hidrologis gambut di Indonesia mencapai 24 juta hektare.

Merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) yang berlaku, pemanfaatan kawasan gambut ditetapkan maksimal 70 persen, sementara fungsi lindungnya minimal 30 persen.

"Sehingga kita harus juga berpikirkan di satu sisi sustainable use ini harus benar-benar kita desain dengan baik. Karena di sana ada 41 juta penduduk yang hidup di kawasan hidrologis gambut," ujarnya.

Oleh karena itu, Presiden mengundang para ahli, para pakar untuk membahas masalah pengolaaan gambut pada Ratas sore ini.

"Akademisinya ada dari BRIN. Kemudian dari IPB, dari UI, dari ITB. Kemudian juga ada beberapa dari Universitas Tanjung Pura dan beberapa kampus. Tadi saya melihat daftar yang ada," tuturnya.

(kunthi fahmar sandy)

Advertisement
Advertisement