“700 MHz bagi teman-teman di operator seluler dan di lingkungan komunikasi sangat penting untuk coverage area, bagaimana 700 MHz digunakan untuk teknologi 4G untuk menutup semua daerah-daerah blank spot kita,” jelasnya.
Sementara itu, frekuensi 2.600 MHz diarahkan untuk meningkatkan kualitas jaringan 5G. Angga mengatakan frekuensi tersebut telah digelar dan saat ini seluruh operator seluler telah memilikinya.
“2.600 MHz untuk lompatan kita, untuk kualitas 5G. Seperti kita tahu, 5G kita masih belum luas sebarannya,” katanya.
Pemerintah menargetkan perkembangan teknologi 5G di Indonesia semakin luas dan berkualitas dalam tiga tahun ke depan. Peningkatan tersebut juga diharapkan dapat memberikan layanan publik yang lebih baik dengan harga yang tetap terjangkau.
“Harapannya, tiga tahun ke depan kita melihat perkembangan teknologi 5G di Indonesia semakin besar, semakin baik. Terutama kualitas layanan kepada publik dan juga harga yang terjangkau tentunya,” tegas Angga.