IDXChannel - Google menyatakan akan menonaktifkan perangkat kecerdasan buatan (AI) miliknya untuk para pelajar secara default (pengaturan awal).
Langkah ini diambil setelah perusahaan tersebut menuai kritik karena menghadirkan fitur-fitur AI kepada siswa Amerika Serikat (AS), di saat pihak sekolah sendiri masih memperdebatkan bagaimana teknologi tersebut sebaiknya digunakan di dalam kelas.
Raksasa mesin pencari ini mendominasi sektor teknologi di sekolah-sekolah Amerika. Berbagai aplikasi pendidikannya—termasuk Gmail, Docs, dan platform Classroom—digunakan di ruang kelas di seluruh negeri.
Berdasarkan perubahan yang diumumkan Google melalui sebuah unggahan blog pekan ini, layanan Gemini, Gemini Notebook, Gemini in Classroom, dan Gemini in Search akan dinonaktifkan untuk akun siswa, kecuali jika pihak administrator sekolah mengaktifkannya.
Dilansir dari AFP pada Kamis (5/11/2026), Google menyampaikan bahwa kebijakan baru ini akan diterapkan secara global, dimulai dari AS, namun belum menetapkan tanggal pastinya.