Selain itu, talenta dengan keahlian dalam pengembangan dan integrasi AI dibutuhkan agar teknologi dapat diterapkan secara efektif. Di sisi lain, UMKM dapat memanfaatkan AI untuk meningkatkan efisiensi operasional, layanan, dan penjualan.
Nanang juga menilai investasi berjangka panjang sangat penting untuk membangun fondasi industri yang membutuhkan waktu sebelum menghasilkan keuntungan. Di pasar berkembang seperti Indonesia, investasi perlu dilakukan sebelum permintaan terbentuk. Hal tersebut perlu didukung ketersediaan energi yang andal, kepastian perizinan dan regulasi, serta penciptaan permintaan awal.
“Industri global berikutnya tidak hanya dibangun oleh pihak yang paling cepat mengadopsi teknologi, tetapi juga oleh mereka yang bersedia membangun fondasinya sebelum permintaan pasar terbentuk. Indonesia memiliki kebutuhan dan infrastruktur digital sebagai modal awal. Momentum ini perlu dimanfaatkan untuk memperkuat kapabilitas, membangun kolaborasi, dan mengembangkan industri yang mampu bersaing di tingkat global. Teknologi yang kita bangun hari ini akan menjadi industri global masa depan,” pungkasnya.
(Rahmat Fiansyah/ADV)