IDXChannel - Raksasa kedirgantaraan Amerika Serikat (AS), Boeing, mencatat kerugian bersih sebesar USD116 juta (Rp2,1 triliun) pada kuartal III-2026.
Dilansir dari AFP pada Rabu (28/10/2026), kerugian bersih Boeing turun tajam dari USD5,34 miliar pada kuartal yang sama setahun sebelumnya.
Pendapatan Boeing mencapai USD24,19 miliar pada Juli-September 2026, naik 4,0 persen secara tahunan.
Pendapatan divisi pesawat komersial turun 3,0 persen menjadi USD10,7 miliar. Kerugian operasional unit tersebut menyempit menjadi USD697 juta dari USD5,35 miliar setahun sebelumnya.
Pengiriman sedikit meningkat menjadi 161 pesawat dari 160.
Meski kerugian bersih menipis, saham Boeing anjlok tajam hingga 10 persen setelah rilis laporan keuangan, salah satunya dipicu rencana Boeing untuk tidak menaikkan produksi pesawat 737 Max hingga pertengahan 2027.
Meningkatkan produksi pesawat 737 MAX dipandang oleh investor sebagai kunci utama pertumbuhan pendapatan dan keuntungan, setelah perusahaan dilanda berbagai skandal dan masalah produksi dalam beberapa tahun terakhir. (Wahyu Dwi Anggoro)