“Harapannya Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat peradaban dan hub kolaborasi yang mempertemukan berbagai potensi masyarakat. Kami berharap Masjid Nurul Bilad dapat menjadi tempat lahirnya langkah-langkah emas, tempat anak-anak dan generasi muda belajar Al-Qur’an, membangun akhlak, belajar berbagi, sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada agama dan sesama,” ujar Anggoro dikutip Senin (12/10/2026).
Dalam kesempatan ini, BRIS juga menyiapkan layanan e-channel di Masjid Nurul Bilad untuk memberikan kemudahan bagi Jamaah yang ingin berkontribusi untuk masjid. Selain itu juga untuk di area MotoGP di Sirkuit Mandalika telah disiapkan mushola portable dan Mobil Musholla.
Fasilitas tersebut dihadirkan untuk memastikan masyarakat dan wisatawan tetap dapat menjalankan ibadah dengan nyaman di tengah tingginya aktivitas pariwisata dan sport tourism. Kehadiran fasilitas ibadah yang mudah diakses menjadi salah satu elemen penting dalam membangun ekosistem pariwisata yang inklusif dan ramah bagi wisatawan Muslim.
Dari sisi layanan perbankan, BRIS juga memperkuat akses transaksi keuangan melalui penyediaan e-channel diantaranya QRIS, EDC, serta layanan transaksi melalui BYOND by BSI.
Penguatan ekosistem digital tersebut diharapkan dapat semakin memudahkan wisatawan dalam melakukan transaksi secara cepat, mudah, dan nyaman, sekaligus memperkuat konektivitas pembayaran di kawasan pariwisata.