IDXChannel - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan sedang memantau kasus dugaan pes di Rusia.
"Kami sedang memantauya dengan sangat serius, kami baru saja mendengarnya," kata Trump kepada wartawan, dilansir dari Bloomberg pada Selasa (6/10/2026).
"Kami akan membantu mereka sebisa mungkin," katanya.
Komentar Trump tersebut menyusul kematian seorang pekerja di sebuah lembaga penelitian anti-wabah pes di wilayah Irkutsk, Siberia, Rusia.
Pekerja laboratorium berusia 28 tahun itu meninggal pekan lalu setelah menderita pneumonia berat. Media Rusia melaporkan bahwa ia mungkin terpapar bakteri penyebab pes setelah memecahkan tabung reaksi.
Badan kesehatan masyarakat Rusia, Rospotrebnadzor, membantah laporan media tersebut.