sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Perluas Bisnis Rendah Karbon, PGN (PGAS) Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas Bumi

Economics editor Dhera Arizona Pratiwi
06/10/2026 14:44 WIB
Pengembangan biomethane yang memanfaatkan limbah pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan kini mulai mendekati tahap akhir pengembangan.
Perluas Bisnis Rendah Karbon, PGN (PGAS) Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas Bumi. (Foto Istimewa)
Perluas Bisnis Rendah Karbon, PGN (PGAS) Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas Bumi. (Foto Istimewa)

IDXChannel – Pengembangan biomethane yang memanfaatkan limbah pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan kini mulai mendekati tahap akhir pengembangan.

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau PGN (PGAS) berkolaborasi Toyota Tsusho Indonesia (TTI) dan PT KIS Biofuels Indonesia (KIS) untuk mengoptimasi pemanfaatan biomethane tersebut dalam rangka memastikan kesediaan pasokan energi domestik masa depan.

Dalam acara groundbreaking biomethane plant yang dikembangkan oleh TTI dan KIS pada Senin (5/10/2026), fasilitas ini memanfaatkan limbah organik kelapa sawit yang ditargetkan memproduksi biomethane sekitar 150 ribu MMBTU per tahun.

Dalam kerja sama ini, PGN berperan sebagai offtaker atau pembeli utama biomethane tersebut. Selain itu, PGN juga berperan sebagai transporter di mana biomethane yang diproduksi oleh PT KIS Toyota Tsusho Biomethane Indonesia (KTBI), perusahaan patungan antara KIS dan TTI, akan disalurkan ke Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan industri lainnya melalui jaringan pipa yang dimiliki oleh PGN.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement