IDXChannel—Besarnya subsidi bahan bakar minyak (BBM) dalam anggaran negara dinilai menjadi hal yang penting untuk mendorong pemerintah lebih serius mempercepat transisi kendaraan listrik (EV) di Indonesia.
Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO) Jenderal TNI (Purn.) Dr. Moeldoko menilai elektrifikasi transportasi bukan hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga berpotensi meningkatkan efisiensi pengeluaran negara.
Moeldoko menyebut anggaran subsidi BBM dalam APBN mencapai Rp254 triliun. Ia menilai, percepatan penggunaan kendaraan listrik yang didukung kebijakan insentif dapat membantu mengurangi beban subsidi tersebut.
“Subsidi kita, menurut APBN kita, ya, itu Rp254 triliun. Ini kalau bisa diefisienkan melalui kebijakan keberpihakan pemerintah kepada EV, memberi insentif yang betul-betul serius, maka saya yakin subsidinya akan terkurangi,” kata Moeldoko dalam Media Briefing PERIKLINDO Electric Vehicle Conference (PEVC) 2026 di Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Menurutnya, efisiensi perlu menjadi pertimbangan utama dalam pengembangan transportasi ke depan. Ia menilai penggunaan kendaraan listrik perlu dilihat sebagai bagian dari upaya membangun sistem mobilitas yang lebih hemat sekaligus mengurangi dampak terhadap lingkungan.