Sebelumnya, ITS Giuseppe Garibaldi resmi berganti nama menjadi KRI Sriwijaya-100 dan bergabung dalam jajaran TNI Angkatan Laut.
Peresmian ditandai dengan prosesi reflagging atau pergantian bendera Italia menjadi bendera Indonesia yang dipimpin Chief of Staff Italian Navy Admiral Giuseppe Berutti Bergotto bersama KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan ship naming dan pengukuhan Komandan KRI Sriwijaya-100 yang dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul menyebut kehadiran KRI Sriwijaya-100 menjadi bagian dari penguatan Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) TNI AL untuk menghadapi dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang.
Selain memperkuat armada tempur, kapal tersebut juga direncanakan mendukung Operasi Militer Selain Perang (OMSP), termasuk penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan.
(Nur Ichsan Yuniarto)