Menurut Sigit, perempuan bukan sekadar bagian dari perubahan, tetapi juga memiliki kapasitas untuk memimpin perubahan. Perjalanan Polwan Indonesia sendiri telah berlangsung sejak 1948. Saat ini, dari lebih dari 450 ribu personel Polri, sekitar 6,2 persen atau 29 ribu personel merupakan Polwan.
Meski demikian, tantangan kesetaraan gender masih besar. Kapolri mengutip Global Gender Gap Report 2025 yang menyebut dunia masih membutuhkan sekitar 123 tahun untuk mencapai kesetaraan gender sepenuhnya.
Komitmen terhadap pengembangan Polwan juga diwujudkan melalui HeForShe Award yang diberikan setiap tahun kepada Polwan berprestasi. Kapolri sendiri menerima HeForShe Award dari IAWP pada 2023.
Sigit pun meminta seluruh Polwan untuk tidak berhenti meningkatkan kualitas diri dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan.
“Continue to strive for excellence, strengthen your capabilities, and prepare yourselves to become the leaders of the future,” katanya.
(Nadya Kurnia)