sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kapolri Bentuk Tim Khusus Dipimpin Kabareskrim Usut Kasus Penyadapan Istana

News editor Ari Sandita
05/11/2026 21:43 WIB
Kapolri membentuk tim khusus untuk melakukan pendalaman terkait isu penyadapan Istana yang dipimpin langsung oleh Kabareskrim
Kapolri Bentuk Tim Khusus Dipimpin Kabareskrim Usut Kasus Penyadapan Istana. (Foto: iNews Media Group)
Kapolri Bentuk Tim Khusus Dipimpin Kabareskrim Usut Kasus Penyadapan Istana. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Markas Besar (Mabes) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) merespons dinamika dan berbagai isu yang tengah menyita perhatian masyarakat luas kaitannya kasus dugaan penyadapan yang menyeret nama mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sebagai wujud komitmen terhadap akuntabilitas dan transparansi, pimpinan Polri secara resmi membentuk tim khusus untuk melakukan pendalaman isu penyadapan Istana yang dipimpin langsung oleh Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan, pembentukan tim khusus ini merupakan perintah langsung dari Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto setelah mencermati dan mendengarkan berbagai informasi yang berkembang di publik.

"Sebagai bentuk respons proaktif dan keseriusan institusi, pimpinan Polri dalam hal ini Kapolri telah membentuk tim secara khusus untuk merespons informasi dan isu-isu tersebut guna melakukan pendalaman yang langsung dipimpin oleh Kabareskrim," ujar Trunoyudo pada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Trunoyudo menjelaskan, proses pendalaman oleh tim khusus tersebut membutuhkan waktu serta tahapan yang harus dilalui secara cermat, profesional, dan taat pada ketentuan hukum yang berlaku. Polri memastikan seluruh tahapan pengusutan berjalan secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

"Nantinya hasil kerja tim akan disampaikan kepada publik secara transparan dan akuntabel sesuai dengan perkembangan proses penanganan perkara ini," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Trunoyudo menyampaikan apresiasi dari Kapolri kepada seluruh jajaran kepolisian yang terus menjaga soliditas, dedikasi, serta semangat pengabdian di lapangan.

Kapolri meminta seluruh personel senantiasa menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan dan profesionalisme sejalan dengan semangat "Polisi Bersama Masyarakat".

Tak hanya kepada internal, kata dia, apresiasi dan ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para sesepuh Polri dan berbagai elemen masyarakat yang terus memberikan dukungan moral serta masukan konstruktif bagi Korps Bhayangkara.

"Dukungan moral dan kepercayaan ini tentunya menjadi penguat bagi institusi Polri untuk terus menjalankan tugas, termasuk dalam proses penegakan hukum yang secara profesional, objektif, dan transparan," kata Trunoyudo.

Langkah tegas pembentukan tim khusus oleh Mabes Polri ini bertepatan dengan momentum krusial penegakan hukum di internal kepolisian, menyusul penetapan mantan Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri atas dugaan kasus penyadapan terhadap Presiden RI Prabowo Subianto.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement