Menurut dia, penambahan empat perjalanan tersebut dilakukan untuk mendukung kebutuhan dan ketersediaan kapasitas angkut masyarakat yang menggunakan Commuter Line Bogor sebagai sarana mobilitas sehari-hari.
Sehingga mulai Senin (21/9/2026), total perjalanan Commuter Line lintas Bogor kembali menjadi 392 perjalanan per hari.
Karina menambahkan, KAI Commuter masih memberlakukan rekayasa peredaran sarana, khususnya di lintas Tanjung Priok.
Pengoperasian rangkaian commuter line yang telah selesai perawatan itu belum menggantikan kembali pengoperasian sarana Commuter Line di lintas Tanjung Priok yang saat ini menggunakan rangkaian Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta.
“Untuk layanan perjalanan Commuter Line Bandara Soetta juga masih dilakukan penyesuaian, dengan masih melayani perjalanan sementara sebanyak 52 perjalanan tiap harinya,” jelasnya.
Berdasarkan data volume pengguna pada awal pekan di lintas Bogor, sebelum pelaksanaan perawatan rangkaian, jumlah pengguna Commuter Line mencapai lebih dari 492 ribu orang per hari. Saat awal perawatan rangkaian dilakukan, rata-rata pengguna yang terlayani tercatat lebih dari 440 ribu orang per hari atau turun 10,6 persen.