IDXChannel—Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Anindya Novyan Bakrie, melihat peluang peningkatan terhadap ekspor produk nonkomoditas, mulai dari garmen, tekstil, alas kaki, hingga elektronik.
Pengembangan sektor tersebut dinilai mampu membuka pasar yang lebih luas bagi pengusaha daerah. Anindya mengatakan, nilai ekspor Indonesia saat ini mencapai sekitar USD300 miliar atau setara Rp5.379 triliun.
Dari jumlah tersebut, sebanyak USD60 miliar berasal dari komoditas besar, seperti batu bara, kelapa sawit, dan baja.
“Indonesia ekspor sekitar USD300 miliar, tapi USD60 miliarnya itu ke sektor gede-gede. Ke mana? Ke coal, palm oil, atau steel. USD200 miliar baru ke yang lain. Nah, ini yang kita benar-benar ingin tingkatkan,” ujar Anindya dalam keterangan resminya (13/10/2026).
Menurutnya, peningkatan ekspor produk seperti tekstil, pakaian jadi, alas kaki, dan elektronik perlu dimaksimalkan karena sektor-sektor tersebut dapat membuka peluang usaha hingga ke daerah.