Azis juga mengingatkan bahwa pengembangan pelayanan pembayaran gaji melalui koperasi harus disertai kesiapan sistem, sumber daya manusia, teknologi, permodalan, dan pengawasan.
Di sisi lain, dia mengingatkan agar hadirnya Kopdes Merah Putih jangan sampai mengaburkan tujuan utama program tersebut, yakni memperluas kepemilikan ekonomi rakyat.
Menurutnya, keberhasilan koperasi tidak semestinya hanya dinilai berdasarkan besarnya dana yang dikelola atau jumlah transaksi yang berlangsung, melainkan dari semakin luasnya kesempatan masyarakat menjadi pemilik kegiatan usaha.
“Keberhasilannya bukan ditentukan oleh besarnya uang yang melewati koperasi, melainkan oleh semakin banyaknya rakyat yang menjadi pemilik dari kegiatan ekonomi yang tumbuh di lingkungannya sendiri,” kata Azis.
Terkait kekhawatiran Bank Pembangunan Daerah (BPD) kehilangan sebagian dana pihak ketiga akibat rencana penyaluran gaji ASN melalui koperasi, Azis menegaskan kepentingan kedua lembaga tersebut tidak perlu dipertentangkan.