IDXChannel - Perum Bulog bersama pihak kepolisian berhasil mengungkap terduga pelaku pengemasan ulang (repacking) beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Jakarta Timur. Pelaku berinisial RH, merupakan seorang wiraswasta yang terdaftar sebagai pemilik Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, pengungkapan kasus bermula dari informasi adanya oknum yang melakukan pengemasan ulang beras SPHP menjadi kemasan 50 kilogram di kawasan Matraman, Jakarta Timur.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Bulog langsung melakukan penelusuran ke lokasi kejadian untuk mengidentifikasi pihak yang terlibat. Disampaikan Rizal, penelusuran pelaku dilakukan melalui nomor polisi truk yang digunakan untuk mengangkut beras tersebut.
"Jadi setelah mendapatkan informasi dari Pak Kapolres, kami langsung ke TKP mendalami siapa oknumnya dan lain sebagainya, sampai kami mendapatkan nomor plat mobil truk yang membawa beras tersebut. Nah, dengan data nomor plat mobil truk tersebut, kami telusuri ke kantor Bulog DKI," ujar Rizal dalam konferensi pers, Kamis (29/10/2026).
Dari hasil penelusuran, Bulog menemukan rekaman kamera CCTV serta dokumen surat jalan yang mencatat aktivitas keluar masuk beras.
Rizal menjelaskan, hasil pemeriksaan data pemasaran internal Bulog menunjukkan bahwa beras tersebut dibeli melalui aplikasi Klik SPHP. Dia menegaskan, proses pembelian awal telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
"Kami temukan oknum yang membeli beras tersebut melalui program Klik SPHP. Jadi proses pembeliannya itu sesuai prosedur, ya. Proses pembeliannya melalui Klik SPHP sesuai prosedur," ujar dia.
Rizal memaparkan, seluruh pembeli yang menggunakan aplikasi Klik SPHP, baik pemilik RPK maupun pengecer pasar, telah terdaftar dalam sistem Bulog. Data tersebut mencakup identitas hingga informasi kontak pembeli.