Sementara itu, Kemendikdasmen memberikan dukungan melalui penyediaan akses data dan informasi SIPLah, pemutakhiran data, pengembangan sistem, serta dukungan sumber daya manusia dan narasumber untuk kegiatan bimbingan teknis. Dalam skema tersebut, Mitra Pengelola Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (Mitra PPMSE) turut berperan menyediakan layanan lokapasar yang memfasilitasi transaksi antara SPPG dan pelaku usaha.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara BGN dan Kemendikdasmen menjadi langkah positif untuk meningkatkan kualitas pelayanan MBG agar semakin tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh murid di Indonesia.
“Alhamdulillah, ini satu kerja sama yang sangat bagus. Mudah-mudahan dengan kerja sama ini pelayanan MBG semakin baik, semakin tepat sasaran, dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh murid di Indonesia. Sekali lagi, ini merupakan bagian dari upaya menyukseskan program Bapak Presiden agar anak-anak kita tumbuh sehat dan memiliki semangat untuk belajar,” ujarnya.
Melalui sinergi BGN dan Kemendikdasmen, pengembangan ekosistem pembelanjaan SPPG diharapkan dapat menjadi fondasi bagi pengelolaan program yang semakin terukur, terintegrasi, dan akuntabel. Dengan dukungan sistem yang lebih baik, penyelenggaraan MBG diharapkan semakin optimal dalam mendukung pemenuhan gizi sekaligus pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
(NIA DEVIYANA)