"Selat Hormuz tetap diblokir dan tidak akan dibuka kembali sampai syarat-syarat Iran diterima," kata Otoritas Selat Teluk Persia dalam sebuah pernyataan di X.
Baca Juga:
"Klaim dan unggahan berulang oleh pejabat AS bahwa Selat Hormuz tidak lagi diblokir tidak akan mengubah kenyataan di lapangan," kayanya.
Otoritas Selat Teluk Persia adalah badan yang dibentuk Iran untuk mengelola lalu-lintas kapal melalui selat tersebut. Teheran berencana memungut biaya dari kapal yang melintas.
Lalu lintas di selat tersebut, yang merupakan jalur penting bagi ekspor minyak dan gas global, telah turun drastis sejak perang antara AS-Israel dengan Iran pecah pada Februari. (Wahyu Dwi Anggoro)