sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Anak Krakatau Naik Status Siaga, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

News editor Binti Mufarida
10/10/2026 10:05 WIB
Dalam laporan resmi Badan Geologi disebutkan bhw selama 6–9 Oktober 2026 telah terjadi 14 kali erupsi.
Anak Krakatau Naik Status Siaga, Masyarakat Diminta Tetap Tenang (FOTO:iNews Media Group)
Anak Krakatau Naik Status Siaga, Masyarakat Diminta Tetap Tenang (FOTO:iNews Media Group)

Dia mengatakan erupsi gunung api tidak otomatis menimbulkan tsunami. Namun, secara ilmiah, kawasan gunung api kepulauan seperti Anak Krakatau memang memiliki potensi bahaya kompleks, termasuk tsunami apabila terjadi mekanisme tertentu, misalnya longsoran tubuh gunung api dalam volume besar ke laut.

Karena itu, potensi bahaya harus tetap diperhatikan tanpa membangun spekulasi bahwa tsunami akan segera terjadi.

Sesuai rekomendasi resmi Badan Geologi, masyarakat pesisir Banten dan Lampung diharapkan tetap tenang, tidak mempercayai isu tsunami yg tidak dapat dipertanggungjawabkan, dan dapat menjalankan aktivitas seperti biasa dgn tetap mengikuti arahan BPBD setempat.

Dari perspektif mitigasi bencana, pemerintah daerah bersama BPBD perlu memastikan kesiapan sistem komunikasi risiko, jalur dan tempat evakuasi, serta mekanisme penyampaian peringatan kepada masyarakat pesisir apabila sewaktu-waktu terjadi perubahan kondisi yang memerlukan tindakan cepat.

Daryono berpesan kepada masyarakat yakni jangan panik, jangan mendekati kawasan berbahaya, jangan mudah percaya informasi yg tidak jelas sumbernya, dan selalu mengikuti perkembangan resmi dari PVMBG Badan Geologi serta arahan BPBD.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement