Enrico mengakui, ketidakpastian ekonomi global masih tinggi. Selain kondisi geopolotik, kenaikan harga energi dan komiditas, faktor lain yang perlu dicermati adalah dampak dari keputusan suku bunga AS oleh Bank Sentral (The Fed) yang diumumkan Rabu (16/9/2026) waktu AS.
Dari sisi moneter, Enrico melihat Indonesia berada dalam posisi yang cukup baik karena masih memiliki ruang kebijakan untuk merespons kondisi global. Otoritas moneter dalam negeri juga dinilai sudah cukup antisipatif dengan menaikkan suku bunga acuan sejak beberapa bulan sebelumnya.
(kunthi fahmar sandy)