Pengembangan bisnis tersebut tetap mengandalkan model aset hibrida (hybrid asset model), yakni kombinasi aset strategis milik perseroan dan kapasitas mitra. Pendekatan ini memungkinkan WBSA menyesuaikan kapasitas berdasarkan kebutuhan pelanggan, karakteristik rute, dan tingkat permintaan, sekaligus meningkatkan utilisasi jaringan.
Melalui integrasi multimoda, penambahan kapasitas, dan optimalisasi jaringan, WBSA melihat peluang untuk meningkatkan kualitas pertumbuhan serta profitabilitas secara bertahap. Perseroan juga akan terus menjaga disiplin biaya dan kualitas bauran layanan untuk mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.
(Rahmat Fiansyah)