Selain saham teknologi, investor mencermati pergerakan saham sejumlah perusahaan besar lainnya. Saham Boeing melemah dalam perdagangan prapembukaan setelah produsen pesawat tersebut melaporkan kerugian kuartalan yang lebih besar dari perkiraan, antara lain akibat stagnasi pengiriman pesawat. Meski demikian, arus kas bebas Boeing melampaui ekspektasi pasar.
Saham Coca-Cola juga bergerak sedikit melemah sebelum pembukaan pasar. Perusahaan minuman tersebut mencatat pertumbuhan pendapatan yang kuat, didukung waktu penjualan konsentrat yang menguntungkan, meskipun penjualan di Amerika Utara masih lesu.
Sebaliknya, saham United Parcel Service (UPS) menguat dalam perdagangan prapembukaan setelah perusahaan logistik tersebut membukukan laba kuartal III dan penjualan yang melampaui ekspektasi.
Investor juga mencermati Meta Platforms setelah Nvidia mengumumkan investasi USD3 miliar dalam penawaran saham perusahaan induk Instagram tersebut sebagai bagian dari perluasan kemitraan AI.
Selain laporan keuangan emiten, keputusan kebijakan moneter The Fed menjadi perhatian utama pasar pekan ini.