Atas dasar itu, BEI akan mengarahkan tindakan pengawasan kepada rekening efek yang terindikasi melakukan pelanggaran, bukan langsung menghentikan perdagangan saham yang bersangkutan.
"Oleh karena itu, dalam tindakan pengawasan kami nanti, kami memilih tidak melakukan suspensi atas perdagangan sahamnya, tetapi kami akan melakukan suspensi atas rekening tertentu yang terindikasi melakukan tindakan pelanggaran," kata Jeffrey.
Melalui mekanisme ini, perdagangan saham diharapkan tetap berlangsung sehingga investor yang tidak terindikasi melakukan pelanggaran tetap memiliki kesempatan untuk bertransaksi. Dengan demikian, tindakan pengawasan dapat lebih terarah kepada pihak yang diduga melanggar ketentuan tanpa harus menghentikan perdagangan saham secara keseluruhan.
Bagi investor pasar modal, perubahan ini berpotensi mengurangi gangguan likuiditas akibat suspensi saham. Namun, efektivitasnya akan bergantung pada pelaksanaan pengawasan serta kemampuan BEI mengidentifikasi rekening yang terindikasi melakukan pelanggaran.
Jeffrey mengatakan, BEI akan menyosialisasikan mekanisme pengawasan baru tersebut kepada seluruh anggota bursa sebelum penerapan.