IDXChannel - Danantara Indonesia memastikan penempatan investasi pada pasar modal domestik menjadi salah satu instrumen utama dalam memaksimalkan nilai portofolio aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dikelola.
Langkah ini digadang-gadang untuk menangkap peluang keuntungan optimal dari emiten berfundamental kokoh (blue chip) Bursa Efek Indonesia (BEI) di tengah momentum valuasi yang atraktif.
Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir menilai pergerakan harga saham saat ini membuka ruang akumulasi yang sangat menguntungkan bagi kinerja portofolio jangka panjang. Momentum pergerakan pasar dipandang sebagai titik masuk yang tepat untuk menyerap saham-saham berkapitalisasi besar dengan valuasi yang menjanjikan.
"Kami memandang instrumen investasi paling atraktif saat ini adalah pasar saham domestik kita. Pasar menawarkan peluang langka untuk berinvestasi pada sejumlah emiten unggulan blue chip dengan profil risiko dan imbal hasil yang sangat menarik," ujarnya dalam Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF), Jakarta, Senin (26/10/2026).