Kinerja ASII ditopang pemulihan bisnis jasa pertambangan dan alat berat serta dimulainya kembali produksi emas Martabe.
Rencana buyback senilai Rp8 triliun dan penawaran tender saham AUTO juga dinilai memberikan dukungan dari sisi pengelolaan modal.
TLKM tetap dipertahankan meskipun mencatatkan sejumlah biaya yang terkonsentrasi pada kuartal III-2026, termasuk biaya nonoperasional.
UOB Kay Hian memperkirakan pendapatan bisnis seluler perseroan berpotensi stabil pada kuartal IV-2026.
Di sisi lain, UNVR ditambahkan ke dalam daftar saham pilihan karena perbaikan volume penjualan dan prospek dividennya.