Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) juga melemah 6,64 persen ke Rp2.250 dan memberikan kontribusi negatif 14,75 poin.
Sementara PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) anjlok 54,72 persen ke Rp163 dengan tekanan 7,79 poin, PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) turun 6,89 persen ke Rp4.460 dengan kontribusi minus 5,92 poin, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melemah 7,17 persen ke Rp2.850 dengan tekanan 5,91 poin.
Tekanan di pasar sepanjang pekan tersebut terjadi di tengah masih tingginya net foreign sell, pelemahan rupiah, yield US Treasury, serta ketidakpastian geopolitik yang turut menjaga harga minyak tetap tinggi.
Investor juga beradaptasi dengan perubahan kebijakan BEI yang menurunkan batas harga minimum saham dari Rp50 menjadi Rp1, yang berpotensi meningkatkan volatilitas terutama pada saham berharga rendah.
Dari sisi domestik, pasar turut mencermati ketidakpastian setelah reshuffle Kabinet Merah Putih serta implementasi mekanisme short selling yang mulai berlaku pada Oktober.