Meski demikian, efektivitas intervensi akan bergantung pada besarnya tekanan pasar dan kecepatan pemulihan kepercayaan investor. Menurut Ibrahim, kenaikan suku bunga acuan juga berpotensi menjadi salah satu pilihan BI untuk menjaga daya tarik aset berdenominasi rupiah.
Dengan berbagai sentimen tersebut, Ibrahim memperkirakan rupiah akan bergerak fluktuatif dan bergerak dalam kisaran Rp17.850-Rp18.200 per USD.
(DESI ANGRIANI)