sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Robby Taslim Jual Saham, Free Float PBID Sentuh 15 Persen

Market news editor Rahmat Fiansyah
07/10/2026 11:11 WIB
Robby Taslim melakukan divestasi sebagian sahamnya di PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) dengan nilai transaksi mencapai Rp51 miliar.
Robby Taslim melakukan divestasi sebagian sahamnya di PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) dengan nilai transaksi mencapai Rp51 miliar. (Foto: Ist)
Robby Taslim melakukan divestasi sebagian sahamnya di PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) dengan nilai transaksi mencapai Rp51 miliar. (Foto: Ist)

IDXChannel - Robby Taslim melakukan divestasi sebagian sahamnya di PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID). Aksi strategis tersebut membuat porsi saham publik (free float) melampaui level 15 persen.

Robby yang saat ini menjabat sebagai Komisaris PBID menjual sebanyak 100 juta saham atau 1,33 persen dari total saham yang diterbitkan perseroan. Setelah dijual, porsi saham milik Robby menyusut dari 1,55 persen menjadi tinggal 0,22 persen.

"Tujuan dari transaksi adalah divestasi," katanya dalam laporan kepada BEI, Rabu (7/10/2026).

Robby menjual saham PBID lewat pasar negosiasi pada 5-6 Oktober 2026. Penjualan dilakukan pada harga rata-rata Rp510 per saham, sehingga dia meraup dana Rp51 miliar sebelum dipotong pajak dan biaya lain.

Transaksi tersebut juga melibatkan tiga sekuritas, yakni UOB Kay Hian Sekuritas (AI), KISI Sekuritas (BQ) dan NH Korindo Sekuritas (XA).

Dengan divestasi tersebut, free float PBID bertambah menjadi 15,20 persen, sesuai dengan aturan baru BEI. Per akhir September 2026, porsi free float perseroan masih berada di angka 13,87 persen dari total saham.

Robby Taslim bersama anggota keluarga lainnya, yakni Djonny Taslim dan Vicky Taslim adalah penerima manfaat akhir PBID. Vicky Taslim menjabat sebagai Direktur Utama, sedangkan sang ayah, Djonny Taslim menduduki kursi Komisaris Utama perusahaan plastik tersebut.

Sepanjang Januari-Juni 2026, PBID mencatat penjualan bersih sekitar Rp3,1 triliun, naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,5 triliun.

Sementara laba bersih perseroan mencapai Rp410 miliar, naik tajam dari periode yang sama tahun sebelumnya di angka Rp193 miliar.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement