sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

PTPP Raih Kontrak EPC Dermaga 11 Pupuk Kaltim Senilai Rp400 Miliar

Market news editor Rahmat Fiansyah
03/11/2026 13:45 WIB
PT PP (Persero) Tbk (PTPP) memperoleh kontrak baru dari Pupuk Kaltim senilai Rp400 miliar untuk mengerjakan proyek EPC Dermaga 11 Bontang.
PTPP memperoleh kontrak baru dari Pupuk Kaltim senilai Rp400 miliar untuk mengerjakan proyek EPC Dermaga 11 Bontang. (Foto: Ist)
PTPP memperoleh kontrak baru dari Pupuk Kaltim senilai Rp400 miliar untuk mengerjakan proyek EPC Dermaga 11 Bontang. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) memperoleh kontrak baru dari PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) untuk mengerjakan proyek Engineering, Procurement, and Construction (EPC) Dermaga 11 di Bontang, Kalimantan Timur. Nilai kontrak tersebut mencapai Rp400 miliar.

Proyek yang berlokasi di sisi timur Dermaga Tursina, kawasan industri Pupuk Kaltim tersebut memiliki durasi pelaksanaan selama 570 hari kalender, terhitung sejak 18 September 2026. Perolehan kontrak ini menjadi bagian dari upaya PTPP memperluas portofolio di sektor infrastruktur industri dan maritim sekaligus memperkuat kemitraan dengan pelaku industri nasional.

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo mengatakan, perolehan proyek tersebut mencerminkan kepercayaan pemangku kepentingan terhadap kapabilitas dan pengalaman perseroan dalam membangun infrastruktur industri. 

Sejalan dengan strategi transformasi bisnis melalui pendekatan Back to Core, PTPP terus memperkuat fokus pada kompetensi inti perusahaan. Perseroan juga menerapkan prinsip kehati-hatian dalam memilih proyek dengan mempertimbangkan kualitas portofolio, profil risiko, dan potensi keberlanjutan bisnis.

“Kepercayaan yang diberikan Pupuk Kaltim menjadi dorongan bagi PTPP untuk terus menjaga kualitas pelaksanaan proyek sekaligus memperkuat kemitraan dengan para pemangku kepentingan. Melalui strategi Back to Core, kami semakin selektif dalam memperoleh proyek dengan mempertimbangkan kesesuaian terhadap kompetensi inti, kualitas proyek, serta pengelolaan risiko yang terukur. Dengan demikian, setiap perolehan kontrak diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan bisnis, tetapi juga memperkuat fundamental dan keberlanjutan usaha perseroan,” ujar Joko dalam keterangan resmi, Selasa (3/11/2026).

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement