Pada Minggu (4/10/2026) pukul 22.02 WIB, WTI di Hyperliquid diperdagangkan di USD90,00 per barel, naik USD0,73 atau 0,82 persen.
Mengutip analis FXEmpire James Hyerczyk, tekanan terhadap minyak muncul setelah Eropa menyepakati pelepasan cadangan diesel.
Pejabat Prancis mengusulkan pelepasan 50 juta barel diesel dan tambahan 50 juta barel minyak mentah dari negara-negara anggota International Energy Agency (IEA).
Pelepasan diesel tersebut direncanakan berlangsung selama 20 hari.
Langkah ini meredakan tekanan politik setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebelumnya mempertimbangkan pelarangan ekspor diesel AS ke Eropa.
Namun, menurut Hyerczyk, pelepasan cadangan tersebut lebih berfungsi menambah pasokan sementara ketimbang menyelesaikan persoalan struktural di pasar minyak.