IDXChannel - Harga minyak mentah berpotensi melanjutkan penguatan pada pekan ini seiring meningkatnya risiko eskalasi konflik Iran, yang kembali menjadi penggerak utama pasar energi.
Harga minyak melonjak lebih dari 2 persen pada perdagangan Jumat (30/10/2026) pekan lalu dan ditutup di level tertinggi sejak akhir April.
Namun, secara mingguan, kenaikannya masih terbatas di bawah 1 persen karena pelaku pasar tetap mencermati perkembangan geopolitik dan prospek pasokan minyak global.
Kontrak berjangka minyak Brent untuk pengiriman Desember yang berakhir pada Jumat naik 2,4 persen menjadi USD117,64 per barel, setelah sempat menyentuh USD118 per barel.
Sementara itu, kontrak Brent Januari yang lebih aktif naik USD2,63 menjadi USD113,43 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat juga menguat 2,08 persen menjadi USD104,12 per barel.