Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Eddy Martono mengatakan dampak kebakaran terhadap perkebunan dapat menekan produksi sawit dalam jangka waktu yang lebih panjang.
"Kelapa sawit yang terdampak kebakaran bisa mati atau mengalami stres dan membutuhkan waktu sekitar tiga tahun untuk pulih," ujarnya kepada Reuters.
GAPKI juga telah memangkas estimasi produksi kelapa sawit Indonesia pada 2026 sebesar 2,9 persen akibat kebakaran. Meski demikian, produksi tahun ini masih diperkirakan lebih tinggi dibandingkan tahun lalu seiring mulai berproduksinya sejumlah perkebunan baru. (Aldo Fernando)