Secara rinci, HSI akan mengambil bagian 72,43 juta saham, ARA dan TTH masing-masing 24,14 juta saham. Dengan demikian, Nagita akan memberikan injeksi modal sebesar Rp72 miliar, sementara Pieter Tanuri dan duo Thohir masing-masing Rp24 miliar.
Dana tersebut akan digunakan untuk mengakuisisi 72,91 persen saham PT Hasna Medika Bakti Cirebon senilai Rp286 miliar. Perusahaan ini merupakan pemilik dari sejumlah rumah sakit (RS) dan klinik spesialis jantung.
Dengan akuisisi ini, VISI akan mengendalikan 2 RS dan 11 klinik yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, dan Bali. RS Hasna Medika saat ini dimiliki oleh Gugun Iskandar dan Risthi Grantia. Pieter Tanuri juga tercatat sebagai salah satu pemegang saham dari RS tersebut,
Pencatatan saham baru akan dilakukan pada 29 Oktober 2026. Setelah private placement, HSI akan memiliki 61,77 persen saham VISI, ARA sebesar 10,53 persen, dan TTH menjadi 8,45 persen. Adapun saham publik terdilusi dari 19,99 persen menjadi 19,24 persen.
(Rahmat Fiansyah)