Besarnya kebutuhan modal tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana Zankore akan dibiayai.
JPMorgan memperkirakan, jika Indosat harus memberikan komitmen ekuitas awal sekitar USD1,6 miliar, rasio utang terhadap ekuitas Zankore dapat mencapai sekitar 2,4-2,5 kali.
Kebutuhan pendanaan juga berpotensi meningkat setelah Indosat melakukan investasi pada bisnis jaringan serat optik dan 5G.
Perseroan kemungkinan perlu menambah utang atau menjual piutang dari kontrak layanan cloud untuk memperoleh dana yang dibutuhkan Zankore.
Di sisi lain, permintaan menjadi tanda tanya terbesar.
JPMorgan menilai pembangunan pusat data dan infrastruktur komputasi AI di Asia Tenggara, khususnya Malaysia dan Thailand, sudah berlangsung cukup agresif.